Infotech Journal ISSN : 2460-1861 Perancangan Sistem Pakar Untuk .

8d ago
0 Views
0 Downloads
858.48 KB
16 Pages
Last View : 8d ago
Last Download : n/a
Upload by : Philip Renner
Transcription

Infotech JournalISSN : 2460-1861Perancangan Sistem Pakar untuk Memecahkan MasalahHardware, BIOS dan Windows pada Personal ComputerSuhendriAbstraksi—Di dalam penggunaannya, komputer tidak dapat luput dari kerusakan ataumasalah meskipun kerusakan itu mungkin hanya kerusakan kecil, oleh karena itukomputer harus dirawat secara baik. Dan peranan seorang teknisi pun sangatdibutuhkan terutama bagi para pengguna atau pemilik komputer yang tidakmengetahui penyebab-penyebab kerusakan dan cara memperbaiki disaat komputermengalami kerusakan. Sangat disayangkan jika kerusakan yang terjadi hanyalahkerusakan kecil yang semestinya dapat diperbaiki sendiri. Sementara waktu untukmenunggu perbaikan sudah cukup lama dan biaya yang dikeluarkan cukup besar.Padatugas akhir ini akan dirancang suatu perangkat lunak yang dapat membantu orangawam (user) yang memiliki pengetahuan tentang komputer, toko komputer atautempat pelatihan bagi para teknisi untuk mengidentifikasi kerusakan yang ada padaumumnya sering terjadi pada komputer. Perangkat lunak ini akan menuntun user ataupemakai untuk mengidentifikasi masalah baik itu kerusakan hardware maupun errormessage bios dan windows pada personal computer dengan cara memilih jeniskerusakan, mengikuti langkah-langkah pemeriksaan dan akhirnya dapat menemukansolusi dan pemeriksaannya. Bahasa pemrograman yang digunakan adalah Visual Basic6.0 dan DBMS yang digunakannya adalah SQL Server 2000.Penelitian tugas akhir inidi mulai dari penentuan judul yang kemudian didukung oleh data-data yang ada, datadata tersebut didapat dari hasil studi pustaka dan observasi. Tahap selanjutnya yaitumenganalisis dan merancang sistemnya yang kemudian diimplementasikan. Denganadanya sistem pakar ini pengguna/user bisa mengetahui solusi dari masalah yangterjadi pada Personal Computer baik masalah tentang Hardware maupun Bios andWindows.Kata kunci—sistem pakar, hardware, BIOS, windows, personal computer.1. Pendahuluan1.1. Latar BelakangKeunggulan manusia dibanding makhluklainnya terletak pada kecerdasannya,dengan kecerdasan ini manusia dapatmenguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.Dengan pengetahuan yang dimiliki manusiadapat menciptakan berbagai macam karyamulai dari yang sederhana sampai yangrumit dan sangat canggih. Salah satu karyaterpenting manusia saat ini adalahkomputer.Komputer tercipta untuk sampaitahapmenyejahterakan penggunanya, tapi itutidak mengurangi manfaatnya. Dengankehadiran alat yang berasal dari kata kerjamenghitung (”to compute”) ini, manusiaberhasil mencatat berbagai sejarah.Pada mulanya manusia menggunakankomputer hanya untuk mengolah data yangada, untuk menghasilkan informasi untukpengambilankeputusan.Seiringperkembangan komputer, maka kegunaankomputer makin luas, sampai kini dapatmengolah pengetahuan, sehingga prosespengambilan keputusan dapat lebih cepatdan akurat.Apabilakomputermengerjakanpengolahan data maka manusia harusmengkonversikan data tersebut menjadiinformasi yang dapat digunakannya dalammengolah pengetahuan untuk menghasilkankeputusan. Bila komputer mengerjakanpengolahan informasi, juga termasukpengolahan data, maka manusia cukupmengerjakan pengolahan pengetahuanuntuk menghasilkan keputusan. Akan tetapiapabila komputer dapat mengerjakanpengolahan pengetahuan, juga terkandung25

Infotech Journaldidalamnya pengolahan data dan informasi,maka akan sangat sedikitlah bagianpekerjaan yang harus dilakukan manusia,termasuk untuk menerapkan hasilnya untukkeperluan tertentu.Teknik untuk membuat komputermampu mengolah pengetahuan ini disebutteknik kecerdasan buatan (artificialintellegence technique). Dengan pendekatanini manusia mencoba membuat komputerdapat berpikir seperti cara yang dipakaimanusia dalam memecahkan masalah.Dilihat dari sejarah perkembanganteknologi informatika yang semakinpesatnya, ini akan membutuhkan sumberdaya manusia yang handal untuk menanganimasalah yang muncul dibidangnya. Olehkarena itu sumber daya manusia yangbergerak di bidang komputer berusahamenguasai dalam bidang komputer yangberhubungan dengan hardware dan softwarekomputer.Micro Computer atau yang lebih dikenaldengan Personal Computer (PC) yangsering kita gunakan, pasti tidak akan pernahluput dari masalah. Sebaik-baiknya manusiamembuat, tetap saja ada kekurangan dankesalahannya. Baik itu masalah-masalahhardware, bios maupun windows. Sepertimasalah kerusakan komponen/subsistemdalam Personal Computer (PC) atau pesanpesan error (error message) yang dari duluhingga saat ini masih sering kita temukansaat menggunakan Personal Computer (PC).Kita berharap kiranya sebagian kecilmasalah yang muncul pada PersonalComputer (PC) baik mengenai hardware,bios maupun windows bisa kita atasi sendiridengan cepat dan akurat tanpa harusmengandalkan bantuan tenaga ahli.Dengan latar belakang masalah tersebutmaka penulis tertarik untuk menyajikanjudul : ” Perancangan Sistem PakarUntuk Memecahkan Masalah Hardware,Bios dan Windows pada PersonalComputer”.1.2. Rumusan MasalahAdapun masalah yang penulis dapatkanpada penelitian ini adalah :1. Apakah dengan sistem pakar inipengguna/user bisa mengetahui masalahISSN : 2460-1861hardware, bios dan windows yangterjadi pada Personal Computer.2. Apakah sistem pakar yang dirancangbisamemberikanpemecahanmasalah/solusi yang cepat dan akuratkepada pengguna/user PC (PersonalComputer).3. Metode apa yang digunakan dalampencarian pemecahan masalah/solusipada sistem pakar yang akandiimplementasikan.1.3. Maksud dan Tujuan PenelitianMaksud dari penelitian tugas akhir iniadalah :1. Memperkenalkan kepada pengguna/userPC (Personal Computer) bahwakomputer memiliki banyak fungsi, salahsatunya yaitu bisa digunakan radaansuatukerusakan hardware atau error messagebios dan windows pada PersonalComputer yang dialaminya denganbantuan sistem pakar.2. Membuat prototype sistem pakar untukmendiagnosis kerusakan hardware,error message bios dan windows padaPersonal Computer, yang tidak lain agardapat mempermudah pekerjaan dalammendeteksi kerusakan hardware, errormessage bios dan windows padaPersonal Computer tanpa harusmengandalkan tenaga ahli.Tujuan dari penelitian tugas akhir ini adalah:1. Membuat sebuah perangkat lunak(software) yang dapat membantumemberikan pemecahan masalah/solusiyang berkaitan dengan kerusakanhardware, error message bios danwindows pada Personal Computer.2. Untuk membantu pengguna/user PC(Personal Computer) dalam menanganimasalahyangberkaitandenganhardware, bios dan windows padaPersonal Computer.1.4. Batasan Masalah1. Masalah-masalah pada hardware, biosdan windows pada Personal Computerdapatdicaripemecahan/solusinyadengan menggunakan sistem ini,26

Infotech Journalberlandaskan pada basis pengetahuanyang telah ada.2. Pemecahan masalah/solusi pada sistemini, hanya pada masalah-masalah umumyang sering terjadi pada kerusakanhardware, error message bios danwindows pada Personal Computer.3. Tidak semua pemecahan masalah/solusipada sistem ini, telah diinputkan ataudimasukkan.4. Sisteminiditujukankepadapengguna/user PC (Pesonal Computer)umum yang tidak dapat menanganisendiri masalah-masalah yang terjadipada Personal Computer1.4. Metodologi PenelitianTahap pengembangan perangkat lunakini menggunakan metodologi berorientasiobjek denganbahasa pemodelansistem/perangkat lunak yang digunakanadalah Unified Modeling Language (UML).Adapun teknik pengumpulan data yangdipergunakan adalah sebagai berikut :1. Studi PustakaMencari buku, majalah, tabloid, danartikel-artikel dari internet sebagaireferensi yang dapat membantu dalammenangani kerusakan hardware, errormessage bios dan windows pada PC(Personal Computer).2. ObservasiObservasi ini dilakukan terhadap objeksecara langsung guna mendapatkan datadan informasi terhadap objek yangditeliti.2. Landasan Teori2.1. Konsep Kecerdasan Buatan2.1.1 .Pengertian Artificial IntelligenceAda beberapa pengertian mengenaiArtificial Intelligence sebagai berikut:1. Suatu cara yang sederhana untukmembuat komputer dapat “berpikir”secara inteligent.2. Bagian dari ilmu komputer yangmempelajariperancangansistemkomputer yang intelligent, yaitu suatusistem yang meperlihatkan karakteristikyang ada pada tingkah laku manusia,sepertimengertisuatubahasa,mempelajari, mempertimbangkan danmemecahkan suatu masalah.ISSN : 2460-18613. Suatu studi bagaimana membuatkomputer dapat mengerjakan sesuatu,yang pada saat ini, orang dapatmengerjakan lebih baik.4. Bidangilmukomputeryangmemungkinkannya untuk memahami,bernalar dan wnloads/files/7995/Kecerdasan Buatan.doc,2009).2.1.2 .Tujuan Artificial Intelligence1. Untuk mengembangkan metode dansistem untuk menyelesaikan masalah,masalah yang biasa diselesaikan melaluiaktifivitas intelektual manusia, misalnyapengolahancitra,perencanaan,peramalan dan lain-lain, meningkatkankinerja sistem informasi yang berbasiskomputer.2. mana otak manusia bekerja.2.1.3 .Arah Artificial Intelligence1. Mengembangkan metode dan sistemuntuk menyelesaikan masalah AI tanpamengikuticaramanusiamenyelesaikannya (sistem pakar / expertsystems).2. Mengembangkan metode dan sistemuntuk menyelesaikan masalah AImelalui pemodelan cara berpikirnyamanusia, atau cara bekerjanya otakmanusia (neural networks).2.2. Konsep SistemSistem adalah suatu kesatuan usaha yangterdiri dari bagian-bagian yang berkaitansatu sama lain yang berusaha mencapaisuatu tujuan dalam suatu lingkungankompleks.Pengertiantersebutmencerminkan adanya beberapa bagian danhubungan antara bagian, ini menunjukkankompleksitas dari sistem yang meliputikerjasamaantarabagianyanginterdependen satu sama lain. Selain itudapat dilihat bahwa sistem berusahamencapai tujuan. Pencapaian tujuan n yang terus menerusperlu dikembangkan dan dikendalikan.Definisi tersebut menunjukkan bahwasistem sebagai gugus dari elemen-elemen27

Infotech Journalyang saling berinteraksi secara teraturdalam rangka mencapai tujuanatausubtujuan. Pengertian sistem secaraskematis dapat dilihat pada Gambar 1.Gambar 1: Pengertian sistem(Al-Fatta, 2007)2.3. Konsep Sistem PakarDi dalam Harmon dan King, sistempakar adalah perangkat lunak komputercerdas yang menggunakan pengetahuandan prosedur inferensi untuk memecahkanmasalahyangcukuprumitataumemerlukan kemampuan seorang pakaruntuk memecahkannya (Feigenbaum, 1985).Sistem pakar berbeda dengan programkonvensional, karena program yang terakhirhanya dapat dimengerti oleh pembuatprogram (programmer). Sistem pakarbersifatinteraktifdanmempunyaikemampuan untuk menjelaskan apa yangditanyakan pengguna (user friendly).Dalam hal ini, sistem pakar merupakansalah satu alternatif terbaik untukmenyelesaikanpersoalandenganmenggunakan komputer yang didukungoleh teknik kecerdasaan buatan (ArtificialIntelligence), terutama untuk pemecahanpersoalan yang kompleks dan belummemiliki algoritme. Dalam penerapannya,sistem pakar dapat digunakan untukmemecahkan persoalan yang bersifat nalitis(intepretasi dan diagnostik, sistesis) danintergrasi yang sesuai dengan konsep sisteminformasi dengan penerapan data dasar(modelisasi konseptual, konsepsi fisik,restrukturisasi data dan administrasidokumen.Sistem pakar adalah perangkat lunakkomputer yang menggunakan pengetahuan(aturan-aturan tentang sifat dari unsursuatu masalah), fakta dan teknik inferensiuntuk masalah yang biasanya membutuhkankemampuan seorang ahli (Oxman, 1985).ISSN : 2460-18612.4. Struktur Sistem PakarSistem pakar terdiri dari dua bagianutama, yaitu bagian pengembangan dankonsultasi. Bagian pengembangan sistempakar digunakan oleh penyusunnya untukmemasukkan pengetahuan dasar ke dalamlingkungan sistem informasi. Sedangkanbagian konsultasi digunakan oleh pemakaiuntuk mendapatkan pengetahuan ahli sertasaran, nasehat ataupun justifikasi.Dalam hal ini operasionalisasi sistempakar dibagi atas empat modul, yaitu:1. Pengelolaan dialog (pengertianbahasa alamiah, konteks, dll).2. Pemecahan masalah (alasan, metalogika, dll).3. Pengelolaanpengetahuan(penempatan fakta, aturan dan aksesprogram secara algoritme klasik ).4. Struktur komunikasi antar tigamodul sebelumnya (butir 1-3).Sistem pakar atau sistem e Based System) merupakan salahsatu bagian dari kecerdasan buatan yangmemungkinkan komputer dapat berpikirdanmengambilkesimpulandarisekumpulan aturan (aturan biasa dan meta).Dalam proses tersebut seorang penggunadapat berkomunikasi secara interaktifdengan komputer untuk memecahkan suatupersoalan atau seolah-olah penggunaberhadapan dengan seseorang yang ahlidengan masalah tersebut.Pada prinsipnya, sistem pakar tersusundari beberapa komponen yang mencakup:1. Fasilitas akuisisi pengetahuan,2. Sistemberbasispengetahuan(Knowledge based system),3. Mesin Inferensi (Inference engine),4. Fasilitas untuk penjelasan danjustifikasi, dan Penghubung antarapengguna dan sistem pakar (UserInterface).28

Infotech JournalISSN : 2460-1861format kaidah if-then karena kaidah inisederhana, luwes dan sangat populer.3. Bahasa pemrograman konvensionalseperti BASIC, FORTRAN, C,PASCAL, Bahasa Assembly. Sesuaidengan perkembangan zaman, sistempakar dapat juga dibangun denganmenggunakanpemrogramanberorientasi objek seperti bahasa Delphidan Visual Basic.Gambar 2: Struktur Skematis Sebuah SistemPakar2.5. Karakteristik Sistem PakarKarakteristik dari sistem pakar adalah:1. Domain persoalan terbatas2. Memiliki kemampuan memberikanpenalaran3. Memiliki kemampuan mengolah datayang mengandung ketidakpastian4. Memisahkanmekanismeinferensidengan basis pengetahuan5. Dirancang untuk dikembangkan secarabertahap (modular)6. Keluarannya bersifat anjuran7. Basis pengetahuan didasarkan padakaidah. (Waterman, 1986).2.6. Alat Bantu Pengembangan Sistem PakarDalam hal ini alat bantu pengembangansistem pakar yang berupa bahasapemrograman dapat digolongkan kedalam 3(tiga) jenis yaitu:1. Bahasa pemrograman umum sepertiPROLOG dan LISP, kedua bahasa inimemang dirancang untuk aplikasiArtificial Intelligence dan dapatdigunakan untuk membuat sistempakar.2. Bahasa pemrograman spesialis sepertiShell merupakan paket khusus programArtificial Intelligence. Shell expertsistem atau disebut juga generatoradalah paket software khusus yangdibuat untuk membantu pembuatansistem pakar. Shell menyediakankerangka kerja dasar dimana data ataupengetahuan dapat dimasukkan dandimanipulasi dengan cara yang sudahditentukan terlebih dahulu. Hampirsemua shell dan generator expert sistemmenggunakanskemarepresentasi2.7. Konsep Dasar ProgramTerdapat alasan praktis mengapa perlumempelajari suatu teori dan konsep, yaitudapat memberi kerangka kerja akerjatersebutmembantu dalam membentuk persoalanmenuju pemecahan dan dalam memilih satudiantara banyak pilihan pemecahanpersoalan. Pemahaman teori dan konsepmemberikan dasar ilmu yang kuat, sehinggarelatif lebih mudah untuk mempelajari danmemahami objek yang bersangkutan padamasa-masa yang akan datang.Software adalah kata lain dari program.Programadalahperwujudanatauimplementasi teknis algoritma yang ditulisdalam bahasa pemrograman tertentusehingga dapat dilaksanakan oleh komputer.Sifat software memungkinkan komputersangat luas atau fleksibel. Langkah awalpembuatan program adalah menjabarkanpersoalan atau definisi masalah. Tahapberikutnya adalah perencanaan. Pada tahapperencanaan, fakta bahwa program yangakan dibuat sudah jelas. Pada tahap ini jugaperlu diketahui secara jelas kemana kitaakan melangkah, sehingga tahap ini seringdibagi lagi menjadi beberapa langkah, mulaidari pendekatan umum untuk pemecahanpermasalahannnya dan secara bertahapditambah lagi dengan pemecahan secaraterperinci.Dalam penyusunan suatu program,programmer mempergunakan alat bantu,diantaranya adalah use case diagram, objectmodel, activity diagram, flow of event,collaboration diagram, class diagram,sequence diagram, deployment diagram,package diagram, component diagram,29

Infotech Journalrancangan database, rancanganinterface, tabel spesifikasi kelas.ISSN : 2460-1861user2.8. Alat Bantu Pengembangan Sistem PakarSuatu basis data didefinisikan sebagaikumpulan data yang disatukan di dalamsuatu organisasi. Organisasi dapat berupacompany, departemen company, bank,sekolah, dan lain-lain.Basisdataadalahsuatususunan/kumpulan data operasional lengkapdari suatu organisasi/perusahaan yangdiorganisir/dikelola dan disimpan secaraterintegrasi dengan menggunakan metodetertentu menggunakan komputer sehinggamampu menyediakan informasi optimalyang diperlukan pemakainya.Sistem basis data adalah suatu sistemmenyusun dan mengelola record-recordmenggunakan komputer untuk menyimpanatau merekam serta memelihara dataopersionallengkapsebuahorganisasi/perusahaan sehingga mampumenyediakan informasi yang optimalyang diperlukan pemakai untuk prosesmengambil keputusan.2.9. Konsep Object OrientedKonsep object oriented atau berorientasiobjek, merupakan suatu cara baru dalamberpikir serta berlogika dalam menghadapimasalah-masalah yang akan dicoba-atasidengan bantuan komputer. Mencobamelihat permasalahan lewat pengamatandunia nyata dimana setiap objek adalahentitas tunggal yang memiliki kombinasistruktur data dan fungsi tertentu.Objek yaitu konsep atau abstraksitentang sesuatu yang memiliki arti bagiaplikasi yang akan kita kembangkan. Objekbiasanya adalah kata benda, nanum dalamkonteks konsep object orientedobjekbukan hanya objek nyata yang bisa dirabadan dilihat secara kasat mata, namun jugamenyangkut entitas-entitas konseptual.Setiap objek adalah nyata dan dapatdibedakan satu dari yang lainnya, setiapobjek dalam suatu kelas memiliki keadaansertaperilakutertentu.Denganmembungkus objek-objek dalam strukturkelas, kita mengelompokkan objek-objekyang berjenis sama, yang memilikikeadaan-keadaan serta perilaku-perilakuyang sama.Pada perkembangannya, filosofi konsepobject oriented menciptakan sinergi yangluar biasa sepanjang siklus pengembanganperangkat lunak (perencanaan, analisis,perancangan,implementasi,sertapengujian) sehingga dapat diterapkan padaperancangansistemsecaraumummenyangkut perangkat lunak, perangkatkeras, serta sistem informasi an suatu cara pengembanganperangkat lunak dan sistem informasiberdasarkan abstraksi objek-objek yang adadi dunia nyata. Abstraksi yaitu menemukanserta memodelkan fakta-fakta dari suatuobjek yang penting bagi suatu aplikasi.2.10.Unified Modelling Process (UML)Secara umum UML merupakan ’bahasa’untuk visualiasai, spesifikasi, , para pengembang an idenya kepada parapemrogramsertacalonpenggunasistem/perangkat lunak. Dengan adanya’bahasa’ yang bersifat standar, komunikasiperancangdenganpemrogram(antaranggota kelompok pengembang) sertacalon pengguna diharapkan menjadi lancar.Dalam kerangka spesifikasi, UMLmenyediakan model-model yang tepat, tidakmemiliki makna ganda (ambigu), sertalengkap.Secarakhusus,UMLmenspesifikasi langkah-langkah pentingdalam pengambilan keputusan analisis,perancangan, serta implementasi dalamsistem. Dalam hal ini, UML bukanlahmerupakan bahasa pemrograman tetapimodel-model yang tercipta berhubunganlangsung dengan berbagai macam bahasapemrograman, sehingga memungkinkanmelakukan pemetaan (mapping), langsungdari model-model yang dibuat dengan UMLke bahasa-bahasa pemrograman berorientasiobjek, seperti salah satunya adalah VisualBasic.Selain itu, juga mungkin memetakanlangsung model-model yang dibuat dengan30

Infotech JournalUML menjadi tabel-tabel basis data bertiperelasional (RDBMS/Relational DatabaseManagement System) maupun basis datayang terbaru yaitu basis data berorientasiobjek (OODBMS/Object OrientedDatabaseManagement System).2.11.Microsoft Visual Basic 6.0Microsoft Visual Basic 6.0 merupakanbahasapemrogramanyangmudahdigunakan untuk pengembangan aplikasi,baik itu aplikasi kecil maupun aplikasibesar. Dengan banyaknya komponencontrol yang disediakan oleh MicrosoftVisual Basic6.0,membuatparaprogrammer dan pengembang aplikasi lebihmudah dalam pembuatan aplikasi.Microsoft Visual Basic 6.0 banyakdipakai oleh para programmer danpengembang aplikasi, karena kemudahanyang ditawarkannya. Dalam pengembanganaplikasi, para programmer tidak terlaludipusingkan dengan tampilan dari program,karena dengan Microsoft Visual Basic 6.0dapat dikembangkan dalam berbagai jenisaplikasi,sepertiaplikasidatabase,jaringan, internet, multimedia grafik, danlain-lain.2.12.Microsoft SQL Server 2000SQL Server 2000 merupakan produkaplikasi database yang dikeluarkan olehMicrosoft. SQL Server dapat digunakandalam pembuatan aplikasi mulai dariaplikasi kecil sampai dengan aplikasi yangbesar sekalipun.Database dalam SQL Server dibagimenjadi dua bagian, yaitu database sistemdan database user. Database sistem adalahdatabase yang ada pada waktu databasediinstal, yaitu database master, model, msdbdan tempdb. Sedangkan database useradalah datanase yang diciptakan oleh usersendiri.Database dari sistem tidak boleh dihapusatau diubah, karena jalannya sistem dariSQL Server terdapat pada databasedatabase tersebut.Keterangandarimasing-masingdatabase sistem adalah sebagai berikut:1. MasterISSN : 2460-1861Database master menyimpan informasisemua level sistem dari SQL Server.Jadi, semua yang berhubungan dengansistem dari SQL Sever seperti accountlogin, setting konfigurasi sistem,informasi inisialisasi dari SQL Serverdan informasi dari database-databaseyang ada.2. ModelDatabase model adalah template darisemua database yang dibuat.3. MsdbDatabase msdb digunakan oleh SQLServer Agent untuk menjadwalaktivitas-aktivitas yang ada.4. TempdbDatabase tempdb adalah database yangberfungsi menyimpan dan menanganitabel-tabel dan stored procedure-storeprocedure sementara dari semua useryang masuk atau terhubung dengansistem. Database tempdb dibuat setiapkali SQL Server dijalankan. Itudisebabkan pada waktu SQL Serverberhenti atau sistem dimatikan, semuatabel atau stored procedure sementarasecara otomatis dihapus.Untuk membuat sebuah database padaSQL Server, dapat dilakukan dengan duacara. Cara pertama untuk membangundatabase adalah menggunakan EnterpriseManager, dan cara yang kedua untukmembangundatabase adalahdenganmenggunakan Query Analyzer.3. Analisis Sistem3.1. Prosedur Sistem PakarAdapun prosedur sistem pakar untukmemecahkan masalah hardware, bios danwindows pada Personal Computer (PC)adalah sebagai berikut :1. pinya ke Pakar (seseorang yangahli di bidangnya) melalui sistem.2. Melalui sistem juga Pakar memberikansolusi kepada User/Pengguna komputertersebut untuk memecahkan masalahnya.31

Infotech JournalPROSEDUR SISTEM PAKARISSN : 2460-18612. Business Object Model MemberikanSolusiGambar 6: Business Object Model MemberikanSolusi3.2.3.Gambar 3: Prosedur Sistem Pakar3.2. Proses BisnisProses bisnis menggambarkan interaksiantara aktor dengan sistem, seorang/sebuahaktor adalah sebuah entitas manusia ataumesin yang berinteraksi dengan sistem untukmelakukan pekerjaan-pekerjaan tertentu.3.2.1. Business Use Case DiagramBerikut ini business use case diagram.Gambar 4: Business Use Case Diagram3.2.2.Business Object ModelBusiness Object Model digunakan untukmerepresentasikanfungsionalitasdarisebuah organisasi secara keseluruhan.1. Business Object Model Mencari SolusiBusiness Activity DiagramBusiness Activity Diagram digunakanuntuk mengilustrasikan aliran fungsional dalamsebuah sistem, dalam business modeling, activitydiagram berguna untuk menggambarkan aliranbisnis atau business workflow.1. Business Activity Diagram MencariSolusiTabel 1:Business Activity DiagramMencari SolusiUser (Pengguna)OperatorMemilikiData MasalahMencariData Solusi2. Business Activity Diagram MemberikanSolusiTabel 2:Business Activity DiagramMemberikan SolusiGambar 5: Business Object Model MencariSolusi32

Infotech Journal3.3. Kebutuhan Perangkat LunakKebutuhan perangkat lunak merupakanfaktor-faktor yang harus dipenuhi untukmerancang sebuah perangkat lunak sehinggaperangkat lunak tersebut sesuai denganmaksud dan tujuan perangkat lunak tersebutdi buat.3.3.1. Deskripsi KebutuhanPenjelasanmengenaikebutuhanperangkat lunak akan dibagi menjadi dua,yaitu kebutuhan antarmuka eksternal dankebutuhan fungsional.1. Kebutuhan Antarmuka ntukdatabasenya,yaitumenggunakanMicrosoft SQL Server 2000.2. Kebutuhan FungsionalMerupakan kebutuhan secara fungsionalyang harus dipenuhi oleh perangkatlunak yang akan dibangun. Kebutuhanfungsional tersebut akan dideskripsikandalam bentuk tabel, sebagai berikut:a. Pencarian SolusiTabel 3: Kebutuhan Fungsional User(Pengguna)NoDeskripsi Kebutuhan1Mencatat Data User (Pengguna)2Melihat Data User (Pengguna)3Mengecek Data Masalah4Memilih Data Masalahb. Penyampaian SolusiTabel 4: Kebutuhan Fungsional PakarNoDeskripsi Kebutuhan1Mencatat Data Solusi2Menampilkan Data Solusi3.3.2.Use Case DiagramUse case diagram merupakan diagramyang menggambarkan semua kasus (case)yang akan ditangani oleh perangkat lunakbeserta aktor atau pelakunya.1. Mencari SolusiISSN : 2460-1861Gambar 7: Use Case Diagram MencariSolusi2. Memberikan SolusiSistem Pakar untuk Memecahkan MasalahHardware, Bios dan Windows pada PC extend Catat DataSolusiTambah DataSolusi include PakarTampilkanData SolusiGambar 8: Use Case Diagram MemberikanSolusi3.4. Kebutuhan Pengguna (User)Ada beberapa hal yang perludiperhatikan dalam perancangan sistem pakar,dimana hal tersebut menjadi kebutuhanPengguna (User) dalam menggunakan sistem,diantaranya yaitu :3.4.1. Kemampuan Sistem1. Cakupan materi sistem harus kompleks,sehinggasegalakemungkinanpermasalahan yang timbul dalamPersonal Computer (PC) bisa diatasikarena memiliki solusinya.2. Sistem yang dirancang harus cepatdalam memberikan solusi terhadappermasalahan yang dihadapi Pengguna(User).3. Ketepatan solusi yang diberikan sistemuntuk menjawab masalah Pengguna(User) tentang Personal Computer (PC)harus lebih akurat.3.4.2. Tampilan Sistem (User Interface)1. Tampilan dari sistem yang dirancangharus memperhatikan kemudahan dan33

Infotech Journalkenyamanan Pengguna (User) dalammengoperasikannya.2. Tampilan sistem juga harus dirancangsedemikian rupa baik bentuk tampilanmaupun warna yang digunakan sehinggatidak merusak kesehatan Pengguna(User).3.5. Pemilihan MetodeAda beberapa spesifikasi metode yangakan digunakan untuk memecahkan masalahhardware, bios dan Windows pada PCdengan sebuah perangkat lunak sistem pakarini adalah metode forward chaining dimanapenelusuran dimulai dengan mencariinformasi-informasiuntukbisamenyimpulkan solusi berdasarkan informasiyang ada dan dalam hal ini fakta-fakta atauaturan-aturan haruslah bernilai benar adapunteknik atau metode yang lain adalah denganmetode DFS (Depth First Search) yaitudengan menelusuri semua kemungkinansampaikedalamanmaksimaluntukmencapai suatu konklusi atau goal.3.6. Bagian-Bagian Yang Bermasalah3.6.1. Hardware1. Unit Masukan (Alat Input)Unit masukan atau alat input yang dianalisis meliputi :a. Keyboard.b. Mouse.c. Harddisk.2. Unit Pusat Pengolah (Alat Proses)Unit pusat pengolah atau alat prosesyang di analisis meliputi :a. Power Supply.b. Motherboard.c. Prosesor.d. Memori (RAM).e. Video Card (VGA Card).f. Sound Card.3. Unit Keluaran (Alat Output)Unit keluaran atau alat output yang dianalisis meliputi :a. Disk Drive.b. CD-ROM.c. Monitor.d. Printer.Jumlah masalah yang di analisis 61masalah hardware.ISSN : 2460-1861Jumlah solusi 61 solusi (dimanasetiap solusi memiliki 1 atau lebih carapenyelesaian masalahnya).3.6.2.BiosBios yang di analisis meliputi :a. Award BIOS Beep Codes.b. AMI BIOS Beep Codes.c. AST BIOS Beep Codes.d. Compaq BIOS Beep Codes.e. IBM Dekstop BIOS Beep Codes.f. IBM Thinkpad BIOS Beep Codes.Jumlah masalah yang di analisis 57masalah bios.Jumlah solusi 57 solusi (dimana setiapsolusi memiliki 1 atau lebih carapenyelesaian masalahnya).3.6.3.WindowsWindows yang di analisis meliputi :a. Windows 98.b. Windows XP.c. Windows Vista.Jumlah masalah yang di analisis 111masalah bios.Jumlah solusi 111 solusi (dimanasetiap solusi memiliki 1 atau lebih carapenyelesaian masalahnya).4. Perancangan Sistem4.1. Sequence Diagram1. Operator (Pencarian Solusi) Catat data userGambar 9: Diagram Sequence Catat datauser Lihat data user34

Infotech JournalGambar 10: Diagram Sequence Lihat datauser Cek data masalahGambar 11: Diagram Sequence Cek datamasalah ISSN : 2460-1861Gambar 13: Diagram Sequence Catat datasolusi Tampilkan data solusiGambar 14: Diagram Sequence Tampilkan datasolusiPilih data masalah4.2. Deployment DiagramDeployment diagram menggambarkanarsitektur fisik dari sistem, seperti hardware.Gambar 15: Deployment DiagramGambar 12: Diagram Sequence Pilih datamasalah2. Pakar (Penyampaian Solusi) Catat data solusi4.3. Package DiagramDalam perkembangannya perangkatlunak sistem pakar ini memiliki banyakkelas, sehingga pengelompokkan kelas-kelastersebut menjadi sangat membantu pencariansebuah kelas baik dari level yang lebih tinggimaupun menuju level yang lebih detail.35

Infotech JournalISSN : 2460-1861Gambar 16: Package Diagram4.4. Component DiagramComponent Diagram menggambarkanpaket fisik dari modul pengkodean danmenunujukkan interface yang digunakanuntuk berkomunikasi antar komponen.Gambar 17: Component Diagram4.5. Rancangan DatabasePada rancangan database dalam bentuktabel yang terdiri dari : tabel pakar yangberisi nama dan password. TabelSolusiHardware, SolusiBios dan SolusiWindows yang berisi informasi tentangmasalah dan solusinya, tabel user yangdigunakan untuk penyimpanan data user.SolusiHardware5.1.2.Kode : char (10)Bagian : char (30)Masalah : char (100)Solusi : char (500)SolusiBiosPakarKode : char (10)Password : char (10)Bagian : char (30)Nama : char (30)Masalah : char (100)UserNomor : int (4)Nama : char (30)Alamat : char (50)Solusi : char (500)SolusiWindows1. Lingkungan Perangkat KerasPerangkat keras yang digunakan padasaat implementasi adalah :a. Mikroprosesor: Pentium 42,40GHzb. Memori: 256MBc. Mon

Dalam hal ini operasionalisasi sistem pakar dibagi atas empat modul, yaitu: 1. Pengelolaan dialog (pengertian bahasa alamiah, konteks, dll). 2. Pemecahan masalah (alasan, meta- logika, dll). 3. Pengelolaan pengetahuan (penempatan fakta, aturan dan akses program secara algoritme klasik ). 4.